Xing Yu menjalankan misi yang sudah di siapkan jauh hari. Tapi begitu sampai di tempat target misinya dia melihat sesuatu yang menyayat hatinya yang memnbuat hatinya hancur berkeping-keping *Bertahan-Rama*
High Profile Love Episode 2
~author prov~
"Siapa cewek itu?? Kenapa begitu mesra dengan ka Da Ying??" batin Xing Yu.
Xing Yu menghapus air matanya dan segera beranjak dari tempat itu. Dia membatalkan misinya. Tiba-tiba
"Xing Yu??" kata seseorang dibelakang.
Xing Yu berbalik.
"Eh hmm ka Da Ying" Xing Yu berusaha menyembunyikan kesedihannya dengan tersenyum. Di samping Da Ying berdiri cewek tadi dan mereka bergandengan tangan. Xing Yu hampir menangis lagi.
"Aduh ayo dong Xing Yu gak boleh nangis" batin Xing Yu.
"Kamu ngapain kesini?? Bukannya Xiao Zhu udah gak ada kelas??" tanya Da Ying.
"Ehm iyah ya ka aku lupa ka. . Hehehe" Xing Yu memaksakan senyumnya.
"Dasar kamu ini, masi kecil dah pikun" Da Ying mengacak acak rambut Xing Yu.
"Hheheheehe "
"Oh ya ini kenalin pacar kaka "
Jeduerr!!! *hhahaha lebay ye*
Hati Xing Yu benar-benar hancur sehancur hancurnya *makin lebay*. Dia benar benar sudah telat. Sekarang Da Ying sudah punya pacar.
"Hai Xing Yu, aku Park Shin Ye " kata cewek itu tersenyum.
"Hi ka Shin Ye " memaksakan senyum semanis mungkin
~author prov end~
~Xing Yu prov~
Hatiku benar-benar hancur. Ka Da Ying sudah punya pacar. Hiks . . Bodohnya aku kenapa gak dari dulu aku bilang aku cinta kamu ka Da Ying. Sekarang semua udah telat. Pacar ka Da Ying yang bernama ka Shin Ye ini sungguh cantik tak salah klo ka Da Ying menyukainya.
~Xing Yu prov end~
~author prov~
Tak terasa air mata Xing Yu jatuh.
"Xing Yu? Kamu kenapa?? Kug nangis?" tanya Da Ying
"Iyah Xing Yu kamu kenapa? Ada yg sakit?" Shin Ye ikut khawatir
"Eh enggak kug, tad iada debu masuk hehe" Xing Yu mengelak dan menghapus air matanya.
"Ya udah ka Da Ying, ka Shi Ye aku pulang dulu" kata Xing Yu ingin beranjak pergi.
"Eh mau ku antar gak?? Udah sore ni?? Gmn?" Da Ying menawarkan.
"Iyah Xing Yu mau kita antar gak?" Shin Ye menambahkan.
"Gak usah ka makasi, ku mau ke rumah Xiang Qin, kan deket dari sini" Xing Yu beranjak pergi.
"Hati hati Xing Yu!!" teriak Da Ying.
Xing Yuu berjalan gontai menuju rumah Xiang Qin. Dari tadi air matanya tak berhenti mengalir. Sesampainya di rumah Xiang Qin.
*tok tok tok*
"Xing Yu?? Kamuh kenapa??" tanya Xiang Qin begitu membuka pintu dan melihat sahabatnya dengan muka mengenaskan *lebay lage* dan sedang menangis. Xing Yu langsung memeluk Xiang Qin dan menangis lebih keras di pelukannya."Aduh Xing Yu kenapa si??" Xiang Qin benar-benar bingung apalagi tangis Xing Yu tambah keras.
"Ya udah kita ke kamarku, kita crita dsna". Mereka berdua bejalan ke kamar Xiang Qin. Di kamar Xing Yu menceritakan semuanya masih sambil menangis.
"Aku telat Xiang Qin.. Semua salahku, kenapa gak dari dulu aku memberanikan diri untuk ngomong ma dia,"
Tiba tiba ada yang membuka pintu kamar.
"Taraaa kejutan .." kata Hongki dan Minhwan keluar dari balik pintu.
" We? Xing Yu? Kamu kenapa?" Hongki langsung berlari ke arah Xing Yu panik, diikuti Minhwan dibelakangnya.
"Ahh gak papa" Xing Yu menghentikan tangisnya dan mengelap air matanya.
"Sekarang gak usah boong lagi deh, ada apa sih?? Aku udah curiga kalian berdua menyembunyikan sesuatu dari tadi pas di skul. Iya kan Minhwan??" tanya Hongki penuh selidik
"Emmh iyah" kata Minhwan dg mulut penuh chicken *hahaha dasar minan*
Xiang Qin dan Xing Yu saling berpandangan.
"Okeh aku bakal cerita, maaf karena udah sembunyiin ini ama kalian, karena aku malu" Xing Yu akhirnya menceritakan semua pada Hongki dan Minhwan itu membuatnya kembali menangis. Secara reflek Hongki memeluk Xing Yu *hoorrraaayyy dipeluk hongki =.='hahaha*
"Benar benar kurang ajar cowok itu, beraninya membuat Xing Yu menangis sampai begini" batin Hongki
Xing Yu melepas pelukan Hong Ki dan menghapus air matanya. Hongki tampak emosi. Minhwan hanya manggut2 dan masih terus makan Chicken.na.
"Cowok itu harus ku kasih pelajaran karna dah bkin kamu nangis!!!" Hongki mengepalkan tangan emosi
"Ehh gak papa kok hong, tu liad ku dah senyum kan??" Xing Yu berusaha tersenyum tapi wajahnya masi tersirat kesedihan.
"Gak bisa!! Aku harus kasih pelajaran dia!! Biar dia tahu!!" Hongki beranjak pergi.
"Eehh Hongki gak usah, aduh Minhwan, Xing Qin bantuin bujuk Hongki dunk" Xing Yu belari mengjar Hong Ki. Xing Yu menarik tangan Hongki.
"Hongki gak ush ya? Plis?? Yah??" Xing Yu memohon.
"Iyah Hong gak usah lah" Xiang Qin ma Minhwan menimpali serempak.
"Pliss Hong..demi aku ya? Pliss?" Xing Yu memohon. Dia tau kalo Hongki bertindak pasti pujaan hatinya akan babak belur dikroyok tman2 Hongki.
"Kenapa si masih ajah membela tu cowok?? Dia dah nyakitin kamu!! Dah bikin kamu nangis!! Masih di bela!!" bentak Hongki msih emosi
"Karna aku sayang dia!! Aku cinta dia!! Aku gak amu dia kenapa napa" teriak Xing Yu dan kembali menangis. Hongki memeluk Xing Yu lage *lagi dan lagi hahahay assiikk*
Hongki ikut menangis. Hatinya kini pun hancur mengetahui pujaan hatinya begitu mencintai orang lain.
"Kenapa bukan aku Xing Yu?? knapa?? aku gak akan bikin kamu nangis kaya gini. Kenapa bukan aku?" batin Hongki. *jadi inget jeremi waktu di bus*
"Pliss Hongki jangan lakuin itu" kata Xing Yu lirih masi menangis dipelukan Hongki.
"Iyah Hong, kekerasan gak nyelesein masalah, kalo kamu ngelakuin itu malah membuat Xing Yu malu karna Ka Da Ying jadi tau tentang perasaan Xing Yu" Xiang Qin menasehati bak nenek2. Hahaha
"Iyah bener itu Hong" Minhwan turut bicara
BERSAMBUNG
Xixixix maksii dh bca =D
Ditunggu komen.na =.=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar